Rasa Syukur Membuka Pintu Kenikmatan
Sinau

Rasa Syukur Membuka Pintu Kenikmatan 

Ditengah pandemi yang dirasa meresahkan semua masyarakat membuat kurang bersyukur atas apa yang telah Allah SWT beri sebelumnya, banyak yang merasakan setelah pandemi Covid-19 ini menghampiri Indonesia, masyarakat mengeluh dengan datangnya bencana ini, ketidakadilan ditengah pandemi ini seperti merasa tidak diberi kebebasan bergerak dalam aktivitas.

Dimana rasa syukur manusia selama ini yang selalu Allah SWT beri kecukupan dalam kebutuhan, nikmat sehat terlupakan sebelum datangnya wabah ini, berpikir negatif disetiap langkah yang selalu menghampiri pikiran manusia, meski maut mengintai setiap hari, masyarakat Indonesia seakan tidak pernah risau sebelum datangnya wabah ini. Rasa syukur yang terlupakan kini menjadi bahan evaluasi diri dalam bermuasabah kepada Allah SWT.

Baca juga: Simpang Siur Informasi Terkait Covid-19 

Ketika nikmat Allah SWT datang itu menjadi marifatulloh dan marifaturrasul bagi hamba-Nya. Diberi kesehatan, kebahagiaan, kenikmatan diberi ilmu tentu tidak boleh dilupakan begitu saja, dengan bersyukur tentu Allah SWT akan menambahkan kenikmatan kepada hamba-Nya, nikmat Allah SWT itu tidak terhitung. Kini banyak penyesalan yang tidak perlu disesali, marilah bersama berevaluasi diri kepada alloh swt atas nikmat yang selalu dilupakan. Jangan sampai Allah SWT murka kepada hamba-Nya.

Mahasiswa yang kini banyak mengeluh diberi tugas kuliah, diberi praktikum untuk membekali mahasiswa dengan ilmu, kini menjadi penyesalan ketika diberi waktu libur sampai akhir semester menjalang ditengah pandemi ini, yang kini banyak berdiam diri dirumah tanpa aktivitas sebelumnya, itu merupakan nikmat ilmu yang dilupakan selama ini, mengeluh dengan pembelajaran Online yang kurang efektif, kini Mahasiswa merasakan begitu nikmatnya belajar di kelas yang telah difasilitasi dosen.

Baca juga: 16 Orang di Brebes Positif Corona, Kecamatan Bantarkawung Paling Banyak 

Bersyukur lah apa yang diberi alloh swt, dibalik semua ini pasti ada hikmah-Nya. Maka mari kita sama-sama mengingat surat Ar-Rahman Ayat 13 Fabi’ ayyi ala’ irabbikuma tukazziban “maka nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” jangan selalu melupakan peran alloh yang hadir dalam hidup manusia, keberhasilan kita semua atas kehadiran alloh swt.

Bersyukur dan ikhlas kunci meraih kebahagiaan, kenikmatan yang sejati. Ujian yang kini kita hadapi harus menjadikan kita berpikir positif dan mampu melewatinya. Jangan sampai kesibukan kita selama ini membuat kita lupa akan cinta alloh swt, begitu dahsyatnya rasa syukur yang selalu bertambah nikmat dan kebahagiaan, ucapkan Alhamdulliah apa yang dianugerahkan alloh kepada hamba-Nya. Mari senantiasa bersama menghadirkan rasa syukur yang akan mengantarkan seseorang menuju kebahagiaan.

Related posts