Quraish Shihab: Islam Agama Damai Yang Mencintai Kemanusiaan
Tokoh

Quraish Shihab: Islam Agama Damai Yang Mencintai Kemanusiaan 

Islam merupakan agama yang senantiasa membimbing umatnya kedalam jalan yang penuh rahmat dan perdamaian bagi seluruh alam. Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya, sikap saling menghormati antar umat beragama sangat ditekankan.

Islam juga merupakan spirit bagi tumbuh dan berkembangnya peradaban manusia yang damai, dari sekarang hingga di masa mendatang. Karena Islam telah merangkum semua bentuk kemashlahatan yang diajarkan oleh agama-agama sebelumnya dan membawa pesan damai yang bisa diterapkan di setiap masa, di setiap tempat, dan di masyarakat manapun.

Selaras dengan hal itu, Prof. Quraish Shihab mengatakan bahwa Islam adalah agama yang damai dan mencintai kemanusian. Pembawaan Islam inilah yang kemudian menjadikan ciri bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Baca juga: Berhakkah Perempuan Merepresentasikan Seksualitasnya? 

“Islam adalah agama damai yang mencintai kemanusiaan. Ia membawa rahmat dan kedamaian bagi seluruh alam,” Pungkasnya dalam salah satu ceramahya di Youtube.

Bahkan dalam keadaan saling bermusuhan, sambungnya, Islam tetap mengedepankan nilai kejujuran dan keadilan. “Bahkan, walau dalam keadaan bermusuhan, Islam tetap mengedepankan nilai kejujuran tingkah laku dan perlakuan yang adil,” Ungkapnya.

Baca juga: Main TikTok Saat Banjir, Cara Warga Jakarta Menghibur Diri 

Oleh karena itu, Islam bukanlah suatu hal yang menyeramkan, menyesatkan, dan menyakitkan seperti pembawaan kaum ekstremis dan radikalis yang mengatasnamakan Islam. Jelas itu bukan Islam. Karena Islam sendiri agama yang membawa ketentraman, kedamaian, keindahan, dan persaudaraan.

Perlu diingat bahwa ilmu agama yang sebenarnya begitu luas seharusnya menjadi ilmu yang fleksibel disesuaikan dengan kondisi zaman saat ini. Jadi, teruslah belajar. Jangan hanya belajar agama sepotong-sepotong di media sosial lantas membuat kita gampang menyalahkan dan tanpa disadari membuat Islam seakan-akan menyeramkan juga tidak mengenakkan.

Related posts