PON Ditunda, Para Atlet Tetap Melakukan Persiapan Matang untuk PON Tahun Depan
Warta

PON Ditunda, Para Atlet Tetap Melakukan Persiapan Matang untuk PON Tahun Depan 

Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan pada bulan oktober di Papua pada tahun ini terpaksa harus tertunda. Presiden Jokowi dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali memutuskan untuk menunda PON sampai tahun depan. Alasan penundaan PON ini sebagai imbas dari adanya pandemi covid-19 yang telah menyebar luas di seluruh Indonesia.

Namun ternyata dari pada itu ada alasan lain adanya penundaan PON ini, diantaranya soal penyelesaian pengerjaan fisik venue yang sampai saat ini masih belum selesai, ini karena bahan-bahan untuk pembangunan venue kurang tersedia atau semakin terbatas, ditambah pendistribusian semua bahan di dapatkan dari luar Papua, dan pada saat ini Papua sendiri menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), sehingga sulit untuk tetap melanjutkan pembangunan venue.

Baca juga: Ditengah Banyaknya Puisi Picisan Masih Ada Puisi Wayang yang Perlu di Apresiasi 

Melihat penundaan PON ini tampaknya banyak sekali atlet yang merasa senang dengan adanya penundaan ini, namun juga ada sebagian yang mungkin merasakan kekecewaan terhadap penundaan PON tahun ini. Salah satunya adalah atlet taekwondo putri yang bernama Ranindya Agesti Surya Putri asal Jakarta Timur yang sudah melakukan persiapan 70% untuk mengikuti PON di Papua tahun ini.

Ranindya yang juga telah mengikuti PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 mengungkapkan bahwa dirinya senang dengan adanya penundaan PON tahun ini sehingga dia bisa mempersiapkan lebih matang lagi dan bisa menjuarai PON pada cabang olahraga taekwondo nomor pertandingan poomsae individual putri tahun depan.

“Perisapan kami jadi lebih panjang dan kita punya banyak waktu untuk latihan,” ujar Ranindya, Rabu (3/5).

Baca juga: Save our education 

Ranindya Juga mengungkapkan bahwa dirinya sedikit kecewa karena kemungkinan adanya urusan-urusan lain yang mungkin akan dikorbankan lagi demi mengikuti PON tahun depan. “Saya pribadi juga sedikit kecewa, karena sudah terlanjur mengambil cuti kuliah tapi kenyataannya pemerintah menunda PON sampai tahun depan, dan pastinya saya akan cari cara baru untuk persiapan PON tahun depan,” tambahnya.

Selama pandemi ini Ranindya tetap melakukan latihan penuh di rumah agar bisa meraih kejuaraan pada cabang olahraga taekwondo tahun depan. Melihat sitauasi pandemi ini Ranindya juga berharap pandemi ini segera berakhir, sehingga dia bisa berlatih bersama teman dan pelatihnya dengan fokus tanpa ada rasa khawatir.

Related posts