Pemkab Brebes Optimis Pengembangan KIB Tetap Berjalan
Warta

Pemkab Brebes Optimis Pengembangan KIB Tetap Berjalan 

Baru-baru ini santer berita mengenai pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir yang mengungkapkan rencana pemerintah untuk memindahkan pengembangan Kawasan Industri di Brebes ke Batang. Hal itu bukan tanpa sebab, pasalnya hingga saat ini pembebasan lahan kawasan industri di Brebes belum selesai, sementara investor dari Jepang dan juga Amerika Serikat sudah siap membangun industri di kawasan yang harusnya sudah siap tanpa kendala.

“Kalau mendengar ada proyek pembangunan kawasan industri di Brebes, kemungkinan akan diubah ke Batang. Tapi ini terlalu dini disampaikan” Ucap Erick Thohir yang dilansir dari CNN Indonesia (9/06).

Menanggapi pernyaatan Erick Thohir, pemerintah Brebes tetap optimis jika pengembangan kKIB tetap berjalan. Bupati Brebes Idza Priyanti merasa yakin, sebab KIB dilaksankan berdasarkan Perpres 79 tahun 2009, itu artinya keputusan langsung dari Presiden Joko Widodo, sedang Erick tidak memiliki wewenang untuk itu.

“Kita optimis, Pak Presiden Joko Widodo sangat peduli dengan Brebes. Apalagi, sudah dituangkan dalam Perpres 79 tahun 2019 terkait wilayah industri” Kata Idza Priyanti yang dilansir dari Pantura Post (11/6).

Baca juga: Pendidikan di Negeri Joko dan Dodo 

Selain Bupati Brebes yang terus optimis, Djoko Gunawan selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes juga merasa optimis akan adanya pengembangan KIB. Menurut penuturan Djoko Gunawan, saat ini terkait pembebasan lahan sudah dalam penyusunan masterplan, sehingga masterplan itu bisa menjadi dasar penetapan lokasi yang kemudian akan melangkah ke tahap pembebasan lahan.

Djoko Gunawan menanggapi berita pemindahan kawasan industri oleh Erick Thohir ke daerah lain jangan dijadikan acuan, pasalnya berita itu belum dibenarkan oleh pihak yang terkait.

“Karena yang menentukan kebijakan terkait ini (KIB) adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jadi informasi yang beredar saat ini belum bisa menjadi patokan. Makanya sembari berjalan tahapannya dilakukan, juga menuju informasi lanjutan” Terang Djoko Gunawan.

Ketidakserasian antara pemerintah pusat dan juga pemerintah kabupaten Brebes tentu menjadikan kendala bagi keberlangsungan pengembangan kawasan industri, pasalnya ketimpangan informasi yang beredar membuat resah, apalagi bagi Pemerintah Kabupaten Brebes yang terus menginginkan proyek ini tetap berlangsung. Pada akhirnya yang dapat menjawab hanyalah waktu, Brebes akan terselamatkan dari bayang-bayang kota Industri atau Brebes akan menjadi kota kaya polusi.

Baca juga: Masyarakat Butuh Contoh Baik, Bukan Jubir Berparas Cantik 

Related posts